You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Nagari Kurnia Koto Salak
Logo Nagari Kurnia Koto Salak
Nagari Kurnia Koto Salak

Kec. Sungai Rumbai, Kab. Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI NAGARI KURNIA KOTO SALAK KECAMATAN SUNGAI RUMBAI KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1447 H. DI BULAN YANG PENUH BERKAH DAN AMPUNAN INI, MARI BERSIHKAN DIRI, JERNIHKAN HATI, DEKATKAN DIRI PADA ILAHI. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1447 H

Sosialisasi dan Implementasi "Sumbang Duo Baleh" terhadap Bundo Kanduang Se-Nagari Kurnia Koto Salak

ADMIN 02 November 2023 Dibaca 978 Kali
Sosialisasi dan Implementasi "Sumbang Duo Baleh" terhadap Bundo Kanduang Se-Nagari Kurnia Koto Salak

Kurnia koto salak == Bundo Kanduang Se-Nagari Kurnia Koto salak melaksanakan Kegiatan/pertemuan di Balai rong pada hari Rabu 1 Novermber 2023, dan dihadiri wali Nagari Kurnia Koto Salak Takwan,S.Pt. dalam pertemuan Bundo Kanduang Se-Nagari Kurnia Koto Salak membahas tentang agenda pertemuan rutin serta nilai Sumbang Duobaleh, Sebagai Berikut. Suku bangsa Minangkabau memiliki sitem nilai, norma, atau kearifan lokal (local wisdome) dalam menjaga kehormatan seorang wanita atau perempuan. Sistem nilai tersebut dikenal juga dengan istilah “Sumbang Duobaleh” (Sumbang Duabelas). Sumbang Duobaleh adalah panduan untuk mengatur tingkah laku seorang wanita, agar tidak menyimpang dari kodrat dan status sosialnya di dalam masyarakat. Sumbang, jangga atau cando, adalah perbuatan yang kurang baik dan harus dihindari oleh wanita di Minangkabau karena akan mendatangkan malu bagi suku dan kaumnya. Wanita yang sering melakukan Sumbang Duobaleh dianggap sebagai wanita yang tidak sopan atau dalam istilah Minang indak bataratik. 

Seringnya wanita melakukan prilaku sumbang akan membuat dia terjatuh kedalam prilaku salah yang akan menjatuhkan harkat dan martabatnya sebagai wanita terhormat. Adapun Dua belas prilaku sumbang yang harus dihindari oleh wanita Minangkabau yaitu:

(1) sumbang duduak,

(2) sumbang tagak,

(3) sumbang bajalan,

(4) sumbang kato,

(5) sumbang caliak,

(6) sumbang makan,

(7) sumbang pakai,

(8) sumbang karajo,

(9) sumbang tanyo,

(10) sumbang jawek,

(11) sumbang bagaua,

(12) sumbang kurenah. 

Secara umum Sumbang Duo Baleh mengatur wanita dalam berprilaku dalam kehidupan sehari-hari. Jika prilaku sumbang ini dapat dihindari, maka seorang wanita dapat dipandang baik dan dihormati di dalam suku dan kaumnya. Seperti yang dikatakan dalam pepatah adat :

Budi baiak baso katuju, muluik manih kucindan murah. Dibagak urang ndak takuik, dikayo urang ndak arok, dicadiak urang ndak ajan, dirancak urang ndak ingin, di budi urang takanai. Sasuai bak bunyi pantun, Babelok babilin-bilin, dicapo tumbuahlah padi, dek elok urang tak ingin, dek baso luluahlah hati. Nan kuriak Lundi , nan merah sago, nan baiak budi, nan indah baso.

Maksudnya:

Budi dan bahasa yang baik akan disukai orang. Walau pemberani orang tidak takut, walau kaya orang tak meminta, walau pintar orang tak hormat, walau cantik orang tak suka. Akan tetapi dengan budi dan bahasa baik orang akan tertarik.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBN 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 2.405.601.687,00 Rp 2.453.664.000,00
98.04%
Belanja
Rp 402.390.000,00 Rp 2.313.964.683,00
17.39%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 199.477.017,00
0%

APBN 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Nagari
Rp 6.915.000,00 Rp 13.115.000,00
52.73%
Dana Desa
Rp 1.054.348.000,00 Rp 1.054.348.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 58.974.600,00 Rp 100.984.000,00
58.4%
Alokasi Dana Nagari
Rp 1.278.805.352,00 Rp 1.283.717.000,00
99.62%
Bunga Bank
Rp 6.558.735,00 Rp 1.500.000,00
437.25%

APBN 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Nagari
Rp 402.390.000,00 Rp 1.189.295.303,00
33.83%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Nagari
Rp 0,00 Rp 275.848.220,00
0%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Nagari
Rp 0,00 Rp 631.221.160,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nagari
Rp 0,00 Rp 103.200.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Nagari
Rp 0,00 Rp 114.400.000,00
0%